Modal

Cara Mengatasi Hambatan Modal untuk Berinvestasi

Cara Mengatasi Hambatan Modal untuk Berinvestasi – Berikut beberapa cara mengatasi hambatan modal untuk berinvestasi tanah yaitu :

  1. Modal Pribadi
  2. Kerjasama Investor
  3. Berbagi Keuntungan dengan Pemilik Tanah
  4. Mendapatkan Pendanaan Perbankan
  5. Sumber Pendanaan Lainnya

Modal Pribadi

Menggunakan modal sendiri tidaklah terlalu banyak yang harus dipersoalkan karena ini bersifat suka-suka dan sesuai dengan kondisi pribadi. Modal sendiri ini bisa berasal dari simpanan yang dimiliki saat ini (tabungan atau deposito), atau dengan cara lain.

Misalnya menjual aset yang dimiliki, seperti mobil, emas, dan barang berharga lainnya. Jika kita hendak membeli tanah, namun harus dilalui dengan cara menjual apa yang kita miliki adalah sesuatu yang wajar.

Apabila akan membeli tanah dengan kemampuan modal sendiri, kemudian berencana untuk mengembangkan tanah tersebut menjadi bentuk komersial, tentulah keuntungan yang akan dinikmati bisa maksimal. Itu merupakan suatu kebahagiaan tersendiri karena tidak perlu berbagi keuntungan seperti cara lain.

Kerjasama Investor

Jika tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli tanah, cara berikut boleh dipertimbangkan untuk dicoba. Dengan cara ini Anda akan berbagi modal sekaligus berbagi keuntungan dengan investor.

Dalam kasus ini, yang diperlukan adalah mengeluarkan sedikit saja modal yang dimiliki atau bisa juga tanpa modal. Anda bisa meminta semua pendanaan dari pihak investor, namun harus mampu meyakinkan investor bahwa tanah yang dibeli akan mampu menghasilkan keuntungan yang sangat menarik.

Menurut Aryo Diponegoro, beberapa pola bagi hasil untuk investor dapat berupa persentase atas keuntungan bersih atau berdasarkan kelipatan atas modal yang disetorkan investor. Tidak ada angka pasti yang menjadi dasar pengembalian investasi sang investor.

Namun, investor sebenarnya memegang risiko tertinggi dalam kerjasama ini. Oleh sebab itu, tanah yang akan dibeli haruslah tanah yang diperuntukkan komersial dan reward atas investasinya haruslah semenarik mungkin.

Contoh Tingkat Pengembalian Investasi Persentase Atas Keuntungan Bersih

  • Modal Investor Rp 500.000.000,00
  • Keuntungan Bersih Rp 2.000.000.000,00
  • Hak Investor 50 persen Rp 1.000.000.000,00
  • Hak Pengelola 50 persen Rp 1.000.000.000,00

Contoh Tingkat Pengembalian Investasi Berdasarkan Kelipatan Modal Disetor

  • Modal Investor Rp 500.000.000,00
  • Keuntungan Bersih Rp 2.000.000.000,00
  • Hak Investor 2 x Modal Rp 1.000.000.000,00
  • Hak Pengelola Rp 1.000.000.000,00

Apapun cara tingkat pengembalian modal investasi haruslah lebih baik dibandingkan dengan bunga perbankan, perdagangan saham ataupun obligasi. Melihat contoh di atas, pengembalian investasi lebih dari 2 kali modal.

Yang perlu diperhatikan adalah jangka waktu pengembalian. Tingkat pengembalian di atas bisa lebih baik daripada bunga perbankan bila proyek pembangunan properti komersial berjalan 1 tahun atau 2 tahun. Akan tetapi, belum tentu menarik bagi investor.

Demikian info tentangĀ Cara Mengatasi Hambatan Modal untuk Berinvestasi semoga bermanfaat.

Sumber: Sukses Membeli Tanah Tanpa Modal, Supriyadi Amir

Join The Discussion