Cermat Membeli

Contoh Analisis Investasi Tanah

Contoh Analisis Investasi Tanah – Berikut ini kita akan coba untuk menganalisis investasi aset tanah yang dibeli pada 2012, seluas 500 m2 dengan ukuran 20 x 25 m, dengan harga Rp 500.000 per m2, berlokasi di Kabupaten Bandung. Kemudian, direncanakan akan dijual kembali 5 tahun mendatang dengan perkiraan harga jual Rp 1.500.000/m2.

a. Analisis Investasi Tanah (disewakan, lalu dijual)

* Pembelian tanah pada 2012
500 m2 x Rp500.000 Rp 250.000.000
* Biaya pajak BPHTB
5% x Rp 500.000.000 – Rp 60.0000.000 Rp 22.000.000
* Biaya Notaris Akte Jual Beli (AJB):
0,5% x Rp 500.000 Rp 2.500.000
* Bea balik nama sertifikat
2% x Rp 500.000.000 Rp 10.000.000
* Biaya pemagaran
2 (20 + 25 m) x Rp 250.000 Rp 22.500.000
* Biaya perawatan (5 tahun) Lump-sum Rp 10.000.000
* Biaya NJOP Bumi (Tahun ke-1) Rp 400.000
* Biaya NJOP Bumi (Tahun ke-2) Rp 440.000
* Biaya NJOP Bumi (Tahun ke-3) Rp 484.000
* Biaya NJOP Bumi (Tahun ke-4) Rp 532.000
* Biaya NJOP Bumi (Tahun ke-5) Rp 585.640
* Total investasi Rp 319.442.040
* Hasil sewa (5 tahun)
5 x Rp 40.000.000 Rp 200.000.000
* Harga jual (2017)
500 m2 x Rp 1.500.000 Rp 750.000.000
* Pajak Penghasilan (PPh) Penjualan
5% x Rp 1.500.000.000 Rp 75.000.000
Total Penghasilan Rp 1.025.000.000

Laba bersih => Rp 1.025.000.000 – Rp 319.442.040 = Rp 705.557.960

Pengembalian (yield) total investasi => Rp 705.557.960 : Rp 319.442.040 x 100% = Rp 220,9%

Pengembalian (yield) tahunan rata-rata => 220,9% : 5 % = Rp 44,2 %

Catatan: Dalam perhitungan tersebut, biaya amortisasi dan depresiasi diabaikan.

b. Analisis Investasi Tanah ( dibeli, lalu dijual)

« Ilustrasi 1

Bapak Fulan membeli sebidang tanah pada 2010 di daerah A seluas 400 m2 dengan harga per meternya sebesar Rp 650.000. Pada 2012 menjualnya seharga Rp 950.000. Capital gain yang didapatkannya adalah sebagai berikut.

Tanpa biaya-biaya investasi lain

  • Harga investasi / beli => 400 m2 x Rp 650.000 = Rp 60.000.000
  • Harga jual => 400 m2 x Rp 950.000 = Rp 380.000.000

Gain = Harga Jual – Harga Investasi/beli

Gain = Rp 380.000.000 – Rp 260.000.000 = Rp 120.000.000

Capital Gain = (Gain x 100%) / Harga Investasi

Capital Gain = (Rp 120.000.000 / Rp 260.000.000) x 100% = 45%

« Ilustrasi 2

Bapak Fulan mempunyai sebidang tanah seluas 600 m2 yang baru dibeli dari bapak Soleh tahun ini dengan harga Rp 600.000 per m2 sesuai dengan harga NJOP. Keadaan tanah yang dibeli bapak Fulan kondisinya masih belum diberi pagar. Kemudian, ia berencana menjual satu tahun kemudian dan harga minimal yang diperoleh bapak Fulan adalah sebagai berikut.

Biaya Investasi

* Pembelian tanah
600 m2 x Rp 600.000 Rp 360.000.000
* Biaya Notaris (AJB)
0,5 x Rp 360.000.000 Rp 1.800.000
* Biaya balik nama sertifikat Rp  1.000.000
* Biaya pemagaran beserta Perawatan 1,5 tahun Rp 22.000.000
Total Penghasilan Rp 384.000.000

Bapak Fulan mengharapkan capital gain 35%, sedangkan gain yang didapatkan bapak Fulan:

0,40 x total investasi

0,40 x Rp 384.000.000 = Rp153.600.000

Maka harga jual minimum di luar biaya PPh 5% :

Rp 384.000.000 + Rp 153.600.000 = Rp 537.600.000

Demikian info tentang Contoh Analisis Investasi Tanah semoga bermanfaat.

Sumber: Sukses Membeli Tanah Tanpa Modal, Supriyadi Amir

Join The Discussion