Cermat Membeli

Perhitungan Bunga KPR dan KPT

Perhitungan Bunga KPR dan KPT – Dalam praktik penyaluran KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KPT (Kredit Pemilikan Tanah), ada bank yang menggunakan perhitungan dengan cara anuitas dan flat. Untuk perhitungan secara anuitas, bunga yang dibayar pada bulan yang bersangkutan didasarkan atas sisa pokok kredit bulan sebelumnya.

Perhitungan bunga ini mengikuti naik turunnya suku bunga yang berlaku dalam hal ini jika terjadi kenaikan suku bunga, cicilan per bulannya akan meningkat. Sementara itu, flat berdasarkan pada pokok kredit mula-mula dan dibebankan sepanjang kurun waktu kredit.

1. Sistem Perhitungan Bunga Secara Anuitas

Angsurannya dapat diperoleh dengan rumus sebagai berikut.

A = {P x I (1 + i)n / [(1 + i)n – 1]}

Keterangan:

A = Jumlah pembayaran angsuran (pokok + bunga)

P = Pokok kredit awal/ plafon

I / i = Tingkat bunga dalam % per bulan

n = Kurun waktu dalam bulan

Sebagai contoh, peminjaman KPR sebesar Rp 100 juta dengan suku bunga 12 persen per tahun (sehingga 1 bulan = 1 persen ) dan kurun waktu 5 tahun atau 60 bulan. Maka dari itu, angsuran per bulannya sebagai berikut.

A = {Rp 100 juta x 1% (1 + 1%)60 / [(1 + 1%)60 – 1]}

A = Rp 2.224.444

Perhitungan ini bisa dilakukan dalam program Microsoft Excel dengan langsung membuka worksheet excel, lalu ketik = PMT (suku bunga dibagi 12 bulan, kurun waktu dalam bulan, minus jumlah pinjaman KPR-nya).

Untuk menghitung rincian tersebut, dalam excel dapat dilakukan dengan menggunakan rumus berikut ini.

= PMT (12%/12,60-100000000)

Setelah itu, tekan ENTER dan akan langsung diketahui angsuran per bulannya sebesar Rp 2.224.444.

2. Sistem Perhitungan Bunga Secara Flat

Angsurannya dapat diperoleh dengan rumus sebagai berikut.

A = [P + I (P x n)] / N

Keterangan:

A = Angsuran pokok + bunga kredit

P = Jumlah pokok kredit/plafon awal sebelum diangsur

I = Tingkat bunga kredit per bulan

N = Kurun waktu kredit (dalam bulan)

Contoh perhitungan angsuran pinjaman Rp 100.000.000, dengan bunga 12 persen per tahun, dan kurun waktu 60 bulan adalah sebagai berikut.

A = [Rp 100 juta + (12%/12) x (Rp 100 juta x 60)] / 60

= Rp 2.666.666

Hitungan angsuran flat ini dalam kurun waktu 60 bulan angsurannya tidak berubah atau tetap.

Adapun biaya-biaya lainnya saat pengajuan kredit yang disetujui oleh bank dan dikeluarkan selain cicilan bunga KPR / KPT pinjaman, adalah sebagai berikut.

  • Biaya administrasi. Biasanya masing-masing bank memiliki nilai yang berbeda-beda.
  • Biaya provisi.
  • Biaya appraisal sesuai dengan ketentuan bank yang berlaku.
  • Asuransi jiwa.
  • Asuransi kebakaran.
  • Akta pembuatan hak tanggungan (APHT) sesuai dengan ketentuan bank yang berlaku.
  • Biaya notaris.

Demikian info tentang Perhitungan Bunga KPR dan KPT semoga bermanfaat.

Sumber: Sukses Membeli Tanah Tanpa Modal, Supriyadi Ami

Join The Discussion